Kamis, 07 Januari 2021

Simple Present Tense (1)

 

Simple Present Tense

Simple Present Tense merupakan salah satu tense yang digunakan untuk dapat menyatakan suatu perbuatan atau juga suatu kegiatan yang berlangsung ataupun terjadi pada waktu sekarang dalam sebuah bentuk sederhana.

Atau suatu kegiatan yang dapat dilakukan secara berulang-ulang, atau suatu kebiasaan sehari-hari,atau perbuatan yang tidak ada kaitannya dengan waktu.

Simple present tense ini juga merupakan salah satu bentuk dari tenses yang dapat digunakan untuk bisa menyatakan sebuah fakta (facts), kebenaran umum (general truth), kebiasaan (habit), dan situasi permanen (permanent situation).

Fungsi Simple Present

1. Habitual Action

Untuk menyatakan sebuah kegiatan yang terjadi berulang-ulang hingga menjadi suatu kebiasaan. Biasanya habitual action ini menggunakan suatu kata keterangan seperti Usually, often, sometimes, every day, once a week dsb.

Contoh :

  • I go to work every day.
    (saya pergi bekerja setiap hari)

  • My clock always rings at 6 a.m.
    (Jamku selalu berdering pukul 6 pagi)

2. General Truth (Kebenaran Umum)

Untuk menyatakan suatu kebenaran yang telah diketahui secara umum.

Contoh :

  • Salt is salty.
    (garam itu asin)
  • Water boils at 100 degrees celcius.
    (Air mendidih pada suhu 100 derajat celsius)

Jenis Simple Presant Tense

1. Nominal Simple Present

Yaitu salah satu bentuk kalimat yang predikatnya bukan kata kerja atau dengan kata lain kalimat nominal yakni sebuah  kalimat yang predikatnya berupa to be.

2. Verbal Simple Present

Yakni suatu kalimat yang mengandung sebuah kata kerja (verb), atau juga dengan kata lain kalimat verbal itu yaitu sebuah kalimat yang predikatnya berupa kata kerja (verb).

Rumus Simple Present Tense Bentuk Nominal (Non Verbal)

1. Kalimat Positif

   Subyek + is/am/are + ANA (Adjective/Noun/Adverb)

   Example :

   He is a teacher. (Dia adalah seorang guru)

2. Kalimat Negatif

   Subyek + is/am/are + not +  ANA (Adjective/Noun/Adverb)

    Example :

    He is not a teacher. (Dia bukan seorang guru)

3. Kalimat Interrogatif 

    is/am/are +Subjek+ ANA (Adjective/Noun/Adverb)

    Example :

   Is he a teacher. (Apakah dia seorang guru?)


                to be:  Is untuk He, She,It

                          Am untuk I

                          Are untuk You, They, We

Kalimat Nominal tanya ini dibentuk dengan meletakan “to be (is/am/are)” di awal sebuah kalimat jadi penambahan 

Contoh :

  • Is Saskia beautiful ? (Apakah Saskia cantik?)
  • Are they angry ? (Apakah mereka marah?)
Untuk jawabnya bisa  Yes or No

Yes, Subyek+is/am/are
contoh: Yes, she is

No, Subyek+is/are/are+not, 
contoh : No, she isn't



Rumus Simple Present Tense Bentuk Verbal

1. Kalimat Positif

Untuk pada subyek I, You, We, They

Subyek +Verb 1

Untuk pada subyek He, She, It

Subyek + (Verb 1/V1+s/es)

Contoh :

  • I read a newspaper everyday.
    (Saya membaca koran setiap hari)
  • She cooks rices every morning.
    (Dia memasak nasi setiap pagi)
  • They visit their grandfather every Sunday.
    (Mereka mengunjungi kakeknya setiap hari Minggu)

Aturan Menambahkan “s/es” Pada Kata Kerja Dasar (Infinitive)/ V1

1). V1 Langsung ditambah akhiran “s”.

√ Simple Present Tense : Pengertian, Rumus, Fungsi dan Contoh Terlengkap


2). V1 yang Akhiran Hurufnya “ch,o,s,sh,x,z” ditambah akhiran “es”.

√ Simple Present Tense : Pengertian, Rumus, Fungsi dan Contoh Terlengkap


3). V1 yang Akhiran Hurufnya “y” dan yang Didahului Huruf Mati (Konsonan), maka Akhiran “y” menjadi “i” Lalu Ditambah “es”.

√ Simple Present Tense : Pengertian, Rumus, Fungsi dan Contoh Terlengkap


4). V1 yang Akhiran Hurufnya “y” dan yang Didahului Huruf Hidup (Vokal), maka Akhiran “y” Cukup Ditambah “s”.

√ Simple Present Tense : Pengertian, Rumus, Fungsi dan Contoh Terlengkap


2. Kalimat Negatif

Untuk pada subyek I, You, We, They

Subyek + do + not + Verb 1

Untuk pada subyek He, She, It

Subyek + does + not + Verb 1

Keterangan :

  • Untuk dapat membentuk suuatu kalimat verbal negatif harus ditambahkan “do/does + not” yang diletakan sebelum V1 .
  • “Do” ini dapat digunakan bila pada subyeknya I, You, We, They
  • “Does” juga dapat digunakan bila pada subyeknya He, She, It
  • Dalam suatu bentuk kalimat verbal negatif, tambahan “s/es” pada suatu kata kerja harus dihilangkan.

Contoh :

  • I do not cook vegetables everyday.
    (Saya tidak memasak sayuran setiap hari)
  • He does not watch television every morning.
    (Dia tidak menonton televisi setiap pagi)
  • They do not visit their grandfather every Sunday.
    (Mereka mengunjungi kakeknya setiap hari Minggu)

3. Kalimat Tanya

Untuk pada subyek I, You, We, They

Do + Subyek + Verb 1? 

Untuk pada subyek He, She, It

Does + Subyek + Verb 1? 

Kalimat verbal tanya ini dibentuk dengan meletakan “do/does” di awal sebuah kalimat jadi penambahan “s/es” pada kata kerja (infinitive) juga harus dihilangkan (tidak diperlukan).

Contoh :

  • Do I cook vegetables everyday?
    (Apakah saya memasak sayuran setiap hari?)
  • Does He read a newspaper every morning?
    (Apakah dia membaca koran setiap pagi?)
  • Do they visit their grandfather every Sunday?
    (Apakah mereka mengunjungi kakeknya setiap hari Minggu?)

Untuk jawaban bisa “Yes or No”

Yes, S+do/does

No, S+do/does+not


Contoh :

  • Do they go to cinema everyday?
    (Apakah mereka pergi ke bioskop setiap hari?)

Jawaban :

Yes, they do. (Ya)
No, they don’t. (Tidak)

  • Does he buy a toy every years?
    (Apakah dia membeli sebuah mainan setiap tahun?)

Jawaban :

Yes, he does. (Ya)
No, he doesn’t (tidak)


Attention :

Bagi yang sudah baca link ini tolong tulis nama di kolom komentar yang ada di bawah ini untuk tambahan nilaimu !

 

7 komentar: