Simple Present Tense
Simple Present Tense merupakan salah satu tense yang digunakan untuk dapat menyatakan suatu perbuatan atau juga suatu kegiatan yang berlangsung ataupun terjadi pada waktu sekarang dalam sebuah bentuk sederhana.
Atau suatu kegiatan yang dapat dilakukan secara berulang-ulang, atau suatu kebiasaan sehari-hari,atau perbuatan yang tidak ada kaitannya dengan waktu.
Simple present tense ini juga merupakan salah satu bentuk dari tenses yang dapat digunakan untuk bisa menyatakan sebuah fakta (facts), kebenaran umum (general truth), kebiasaan (habit), dan situasi permanen (permanent situation).
Fungsi Simple Present
1. Habitual Action
Untuk menyatakan sebuah kegiatan yang terjadi berulang-ulang hingga menjadi suatu kebiasaan. Biasanya habitual action ini menggunakan suatu kata keterangan seperti Usually, often, sometimes, every day, once a week dsb.
Contoh :
- I go to work every day.
(saya pergi bekerja setiap hari)
- My clock always rings at 6 a.m.
(Jamku selalu berdering pukul 6 pagi)
2. General Truth (Kebenaran Umum)
Untuk menyatakan suatu kebenaran yang telah diketahui secara umum.
Contoh :
- Salt is salty.
(garam itu asin)
- Water boils at 100 degrees celcius.
(Air mendidih pada suhu 100 derajat celsius)
Jenis Simple Presant Tense
1. Nominal Simple Present
Yaitu salah satu bentuk kalimat yang predikatnya bukan kata kerja atau dengan kata lain kalimat nominal yakni sebuah kalimat yang predikatnya berupa to be.
2. Verbal Simple Present
Yakni suatu kalimat yang mengandung sebuah kata kerja (verb), atau juga dengan kata lain kalimat verbal itu yaitu sebuah kalimat yang predikatnya berupa kata kerja (verb).
Rumus Simple Present Tense Bentuk Nominal (Non Verbal)
1. Kalimat Positif
Subyek + is/am/are + ANA (Adjective/Noun/Adverb)
Example :
He is a teacher. (Dia adalah seorang guru)
2. Kalimat Negatif
Subyek + is/am/are + not + ANA (Adjective/Noun/Adverb)
Example :
He is not a teacher. (Dia bukan seorang guru)
3. Kalimat Interrogatif
is/am/are +Subjek+ ANA (Adjective/Noun/Adverb)
Example :
Is he a teacher. (Apakah dia seorang guru?)
to be: Is untuk He, She,It
Am untuk I
Are untuk You, They, We
Kalimat Nominal tanya ini dibentuk dengan meletakan “to be (is/am/are)” di awal sebuah kalimat jadi penambahan
Contoh :
- Is Saskia beautiful ? (Apakah Saskia cantik?)
- Are they angry ? (Apakah mereka marah?)
Rumus Simple Present Tense Bentuk Verbal
1. Kalimat Positif
Untuk pada subyek I, You, We, They
Subyek +Verb 1
Untuk pada subyek He, She, It
Subyek + (Verb 1/V1+s/es)
Contoh :
- I read a newspaper everyday.
(Saya membaca koran setiap hari) - She cooks rices every morning.
(Dia memasak nasi setiap pagi) - They visit their grandfather every Sunday.
(Mereka mengunjungi kakeknya setiap hari Minggu)
Aturan Menambahkan “s/es” Pada Kata Kerja Dasar (Infinitive)/ V1
1). V1 Langsung ditambah akhiran “s”.
2). V1 yang Akhiran Hurufnya “ch,o,s,sh,x,z” ditambah akhiran “es”.
3). V1 yang Akhiran Hurufnya “y” dan yang Didahului Huruf Mati (Konsonan), maka Akhiran “y” menjadi “i” Lalu Ditambah “es”.
4). V1 yang Akhiran Hurufnya “y” dan yang Didahului Huruf Hidup (Vokal), maka Akhiran “y” Cukup Ditambah “s”.
2. Kalimat Negatif
Untuk pada subyek I, You, We, They
Subyek + do + not + Verb 1
Untuk pada subyek He, She, It
Subyek + does + not + Verb 1
Keterangan :
- Untuk dapat membentuk suuatu kalimat verbal negatif harus ditambahkan “do/does + not” yang diletakan sebelum V1 .
- “Do” ini dapat digunakan bila pada subyeknya I, You, We, They
- “Does” juga dapat digunakan bila pada subyeknya He, She, It
- Dalam suatu bentuk kalimat verbal negatif, tambahan “s/es” pada suatu kata kerja harus dihilangkan.
Contoh :
- I do not cook vegetables everyday.
(Saya tidak memasak sayuran setiap hari) - He does not watch television every morning.
(Dia tidak menonton televisi setiap pagi) - They do not visit their grandfather every Sunday.
(Mereka mengunjungi kakeknya setiap hari Minggu)
3. Kalimat Tanya
Untuk pada subyek I, You, We, They
Do + Subyek + Verb 1?
Untuk pada subyek He, She, It
Does + Subyek + Verb 1?
Kalimat verbal tanya ini dibentuk dengan meletakan “do/does” di awal sebuah kalimat jadi penambahan “s/es” pada kata kerja (infinitive) juga harus dihilangkan (tidak diperlukan).
Contoh :
- Do I cook vegetables everyday?
(Apakah saya memasak sayuran setiap hari?) - Does He read a newspaper every morning?
(Apakah dia membaca koran setiap pagi?) - Do they visit their grandfather every Sunday?
(Apakah mereka mengunjungi kakeknya setiap hari Minggu?)
Untuk jawaban bisa “Yes or No”
Yes, S+do/does
No, S+do/does+not
Contoh :
- Do they go to cinema everyday?
(Apakah mereka pergi ke bioskop setiap hari?)
Jawaban :
Yes, they do. (Ya)
No, they don’t. (Tidak)
- Does he buy a toy every years?
(Apakah dia membeli sebuah mainan setiap tahun?)
Jawaban :
Yes, he does. (Ya)
No, he doesn’t (tidak)
Attention :
Bagi yang sudah baca link ini tolong tulis nama di kolom komentar yang ada di bawah ini untuk tambahan nilaimu !




Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusSaskia Hasna Labibah/8E/32
BalasHapusMuhammad Rifqi Sultan/24/8E
BalasHapusHilmy naufala Nabil/16/8E
BalasHapusInnayah yaskiya safitri/18/7i
BalasHapusRayhan Nnadha Ghoffar
BalasHapus7i/33
hanaa aish salmaa/7B/13
BalasHapus