Materi Bahasa Inggris kelas 8
Bagi siswa Emtesa yang sudah nonton video ini tolong tulis nama di kolom komentar ya..
Materi Bahasa Inggris kelas 8
Bagi siswa Emtesa yang sudah nonton video ini tolong tulis nama di kolom komentar ya..
Jika kita bicara tentang tenses continuous, kita akan bertemu dengan bentuk verb present participle alias Verb-ing. Aturan penambahan -ing pada verb tidak semua sama lho. Ada beberapa verb yang berubah ejaan/spelling-nya ketika mendapat akhiran -ing. Berikut ini ketentuannya:
Dengan ejaan normal, penambahan -ing langsung ditempatkan dibelakang kata. Contohnya pada verb-verb berikut ini:
Untuk verb yang berakhiran huruf -e dan didahului oleh huruf konsonan sebelumnya, huruf -e dibelakang dihilangkan lalu ditambah -ing. Contohnya:
Namun, jika verb tersebut berakhiran -e dan didahului -e juga, penambahan -ing tetap normal. Contoh:
Untuk verb yang berakhiran -e yang didahului oleh huruf -i, penambahan, (-ie), maka saat di tambah -ing, -ie diganti -y dan ditambah -ing. Contoh:
Untuk verb tipe ini, ketika mendapat tambahan -ing, huruf terahirnya di-double. Contoh:
Note: tidak berlaku untuk akhiran: -w, -x, -y. Seperti:
Untuk verb yang terdiri lebih dari 1 suku kata, tekanan (stressing)-nya diakhir kata, diakhiri huruf konsonan yang didahului huruf vocal sebelumnya, maka huruf terakhir di-double dan ditambah -ing. Contoh:
Jika penekanannya di awal kata, penambahan -ing nya normal. Seperti:
Jika verb berakhiran -l, dan didahului 1 huruf vocal, maka -l nya di double dan ditambah -ing. Contoh:
*Dalam American English, verb ini -l nya tidak di-double: traveling, quarreling,
Jika sebelum huruf -l diawali 2 huruf vocal, penambahan -ing nya biasa. Contoh:
Aturan Sederhana Dalam Menambahkan Akhiran (Suffixes)
Selain tata bahasa/grammar, Anda tentunya harus memahami spelling (ejaan) untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris Anda. Ada banyak ejaan dalam bahasa Inggris, namun pada postingan ini saya hanya membahas akhiran (suffixes).
Akhiran dalam bahasa Inggris terdiri dari -ed, -ing, -er, -s, -est, -ful, -ly, dan sebagainya. Aturan sederhana dalam menggunakan akhiran-akhiran tersebut bisa Anda lihat di bawah ini.
1. Gandakan huruf konsonan terakhir
Saat menambahkan akhiran pada kata yang terdiri dari satu suku kata, satu huruf vokal, dan satu huruf konsonan di bagian akhirnya. Contohnya:
Note: tidak berlaku untuk akhiran: -w, -x, -y. Seperti:
Jika kata terdiri dari lebih dari satu suku kata, gandakan huruf konsonan akhir hanya jika suku kata terakhirnya ditekan saat diucapkan. Contohnya,
2. Perhatikan huruf y terakhir
Ubah huruf -y terakhir menjadi -i (-ie pada kasus tertentu) ketika menambahkan akhiran pada kata yang diakhiri konsonan + -y. Contohnya:
Pengecualian: study + ing = studying
Note : Jangan ubah huruf -y terakhir menjadi -i saat menambahkan akhiran pada kata yang diakhiri huruf vokal + -y. Contohnya:
3. Hilangkan huruf vokal terakhir
jika menambahkan akhiran pada kata yang diakhiri huruf vokal (a, i, u, e, o). Contohnya sebagai berikut:
Note: jangan hilangkan huruf vokal terakhir pada kata yang ditambahi akhiran -ly. Contohnya : love + ly = lovely.